Jumat, 16 Juli 2010
Inilah Amal Pembuka Pintu Rezeki
Manusia hanya dapat mengharapkan pertolongan dari Allah Azza Wa Jalla. Tidak dapat menggantungkan diri kepada makhluk. Hanya Allah Rabbul Alamin yang berhak untuk dimintai pertolongan ‘Iyyaka nasyta’in’, datangnya pertolongan itu hanyalah dari Rabb semata.
Manusia dan kelompok yang menggantungkan hidupnya kepada makhluk lainnya, pasti akan mendapatkan dirinya terjatuh ke dalam lembah kehinaan dan kesesatan belaka.
Diantara pintu yang akan mengantarkan pintu rezeki, dan menjauhkan dari kesempitan hidup adalah :
1.Membaca “La ilaha illahah”.
Barang siapa yang lambat rezekinya hendaklah banyak mengucapkan la hawla wala quwwata illa billah (HR.At-Tabrani.
2.Membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin”.
Barangsiapa yang membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin”, maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur”. (HR. Abu Nu’aim dan Ad-Dailami).
3.Melanggengkan Istighfar.
“Barangsiapa melanggengkan istighfar, niscaya Allah mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan dan memberikan dia rezeki dari arah yang tidak diduganya”. (HR.Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
4.Membaca Surah Al-Ikhlas.
“Barangsiapa yang membaca surah al-Ikhlas ketika masuk rumah, maka (berkah bacaan) menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya”. (HR.Tabrani).
5.Membaca surah al-Waqi’ah
“Barangsiapa membaca surah al-Waqi’ah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup”. (HR. Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).
6.Memperbanyak Shalawat atas Nabi Shallahu Alaihi Wa Sallam.
Ubay bin Ka’ab meriwayatkan , bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam berdiri seraya bersabda, “Wahau manusia, berzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat), pertama kemudian diiringi tiupan keuda. Akan datang kematian dan segala kesulitan yang ada di dalamnya”.
7.Membaca “Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzhim.
..dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai diberikan untukmu sampia hari Kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu”. (HR.Al-Mustaqfiri dalam Ad-Da’wat, dinukilkan dari Ihya Ulumuddin al-Ghazali).
Sementara itu, diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ada beberapa orang musyrik yang telah berbuat maksiat dan dosa, yaitu mereka membunuh dan berzina. Maka, m ereka menghadap Rasulullah untuk bertobat. Mereka pun bertanya kepada beliau, apakah akan diterima tobat mereka? Maka, turunlah ayat ini yang menerangkan hendaknya jangan berputus asa untuk terus mencari ampunan Allah Rabbul Alamin.
“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang”. (Al-Qur’an : Az-Zummar : 53)
Semoga Allah Azza Wa Jalla memberikan rezeki dan melapangkan jalan hidup kaum muslimin, dan jauhkan dari jalan-jalan setan, yang selalu akan menyesatkan. Wallahu’alam.
Kisah Pohon Apel
Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang......... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel. "Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah." Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu. "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel. "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu. "Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. "Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki. "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu." "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Rabb-ku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku sewaktu kecil.”[QS.al Isra: 23-34
Kami perintahkan kpd manusia supaya beruntuk baik kpd dua orang ibu bapaknya, ibu mengandung dgn susah payah, dan melahirkan dgn susah payah (pula). Mengandung sampai menyapih ialah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umur sampai empat puluh tahun, ia berdo’a “Ya Rabb-ku, tunjukilah aku untuk menysukuri nikmat Engkau yg telah Engkau berikan kpdku dan kpd kedua orang tuaku dan supaya aku dpt beruntuk amal yg shalih yg Engkau ridlai, berilah kebaikan kpdku dgn (memberi kebaikan) kpd anak cucuku. Sesungguh aku bertaubat kpd Engkau dan sesungguh aku termasuk orang-orang yg berserah diri” Al-Ahqaaf : 15
Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak sahabat dan rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
oleh Muhammad hasby
waka waka
Berikut lirik lagunya
Waka waka
You’re a good soldier
Choosing your battles
Pick yourself up
And dust yourself off
And back in the saddle
You’re on the frontline
Everyone’s watching
You know it’s serious
We’re getting closer
This isnt over
The pressure is on
You feel it
But you’ve got it all
Believe it
When you fall get up
Oh oh…
And if you fall get up
Oh oh…
Tsamina mina
Zangalewa
Cuz this is Africa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
This time for Africa
Listen to your god
Shakira Waka Waka lyrics found on
This is our motto
Your time to shine
Dont wait in line
Y vamos por Todo
People are raising
Their Expectations
Go on and feed them
This is your moment
No hesitations
Today’s your day
I feel it
You paved the way
Believe it
If you get down
Get up Oh oh…
When you get down
Get up eh eh…
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
This time for Africa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
This time for Africa
Bersedekah ya pada hari Jumat
"Sedekah pada hari Jum'at dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)
Gulai Nangka
Gulai ini enak banget kala dimakan saat panas dan jika tambah sering diangetkan malah tambah maknyos
Berikut Gulai Nangka ala keluarga eka
Bahan
Tulang iga sapi 1/2 Kg
Nangka muda 1 buah (yang sudah dikuliti dan dipotong2 7 cm)
Kelapa gongseng (dihaluskan) 6 sdm
Cabe keriting merah halus 2 sdm
Cabe rawit halus 4 sdm
Kelapa parut 1 buah(dijadikan santan) (dijadikan santan kental dan santan biasa)
Sereh 3 batang
Daun jeruk 10 lembar
Daun kunyit 3 Lembar
Jahe 5 cm
kunyit 4 cm
Bawang putih 3 siung
bawang merah 7 buah
Garam
Air
Daun Salam 5 lembar
Ketumbar halus 4 sdm
Lengkuas 10 cm dimemarkan
Cara Membuat
bumbu
Bawang putih+bawang merah+jahe+kunyit dihaluskan
bahan yang diiris
Daun jeruk+daun kunyit+batang sereh diiris2 tipis
Setelah Tulang iga dicuci bersihkan kemudian dimasukkan bumbu yang sudah dihaluskan+ketumbar+cabe keriting halus+cabe rawit halus+kelapa gongseng yang sudah dihaluskan+Lengkuas yang sudah dimemarkan+santan biasa dimasak hingga mendidih setelah mendidih masukkan santan kental+nangka setelah nangka matang taburkan bahan yg sudah diiris+daun salam setelah matang sajikan emmm yummmmy.........
Rabu, 14 Juli 2010
Steak ala mommy mahdi
Berhubung semur keseringan jadilah diramu lagi resep-resepnya
Bahan:
Daging sapi has dalam 1/2 Kg
Bawang Putih 4 siung
Bawang Merah 4 Buah
Merica 1 sdt
tomat 1 Buah
kecap
minyak goreng
Air
Tepung Maizena
Garam
Susu
Cengkeh
Kayu manis
Bahan perendam
Bawang putih 4 siung (dihaluskan)
kecap 2 sdm
ketumbar halus 1 sdt
penyedap
Cara membuat
Daging dipotong segi empat kemudian diketok2 sampe tipis dicampur dengan bumbu perendam
selama 45 Menit
Bawang putih+bawang merah dihaluskan kemudian ditumis hingga harum masukkan daging yang sudah direndam ditambah dengan sedikit air
setelah daging empuk masukkan gula,garam,merica,kecap,air tepung maizena,susu kental,tomat,cengkeh dan kayu manis
masak dengan api kecil, setelah kuah mengental sajikan selagi hangat ditambah dengan kentang goreng
emmm yummmi,,,,coba yuuuuk
Dompok Durian

Dompok durian ini adalah salah satu makanan khas dari kota Palopo yang merupakan penghasil duria, biasanya disini durian dijual per telaja, dipana 1 telaja berisi 3 buah durian yang diikat dengan tali/daun enau harganya jika sedang murah bisa 5000/telaja.
Emm makanan yang berasal dari durian ini enak n legit banget
Dulu saya pernah makan makanan seperti ini yang dinamakan lempok durian atau dodol durian,
Tetapi setelah saya tinggal dikota Palopo ini, saya jadi tau kalo ternyata dompok itu bisa dinimkati dan diolah lagi, seperti jadi dompok goreng atau juga bisa dicampur dengan kolak.
Berikut cara membuat dompok durian
Bahan:
Durian 1 buah
Gula 1 Kilo
Cara membuat
Durian yang sudah dikuliti dari bijinya dihaluskan dan dicampurkan dengan gula,
untuk gula sesuai selera dan kadang kala ada sebagian orang yang menambahkan dengan pisang
setelah kedua bahan tersebut dicampur dan dimasak dengan mengaduk-aduk hingga mateng
kemudian dijemur sampai benar2 kering